LPJ Kaderisasi dan Esensinya

Setelah pelantikan, masih ada satu tugas lagi bagi panitia kaderisasi, yaitu laporan pertanggungjawaban. Well, saya tidak akan bercerita banyak mengenai hal ini, tapi pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua teman-teman panitia dan massa Pasopati yang telah membantu dari segi apapun, sehingga rangkaian acara kaderisasi ini bisa berjalan dengan lancar.

LPJ, apa sih? LPJ itu kepanjangannya Laporan PertanggungJawaban, dimana panitia membeberkan semua rangkaian acara yang telah dilakukan dari awal hingga akhir, berikut kendala-kendala yang ada serta solusi/saran (bila ada). Jujur saja, saya saat intensif berlangsung cukup takut. Bagaimana bila saya gagal membawa 2013 kearah yang baik? Bagaimana bila hasil kaderisasi saya gagal? Bagaimana nasib LPJ saya nanti kalau banyak sekali kejelekan selama proses kaderisasi ini berlangsung? Alhamdulillah, dengan bantuan teman-teman semua hal tersebut bisa dihindarkan, sehingga LPJ pun berjalan dengan cukup lancar. Akan tetapi, bagaimana dengan LPJ kehidupan kita? Pernahkah kita terpikir, seringkali kita diuji oleh Tuhan dengan beberapa kekurangan? Bagaimana dengan kelebihan-kelebihan yang kita miliki? Apakah mereka bukan sebuah ujian?

Salah. Kelebihan-kelebihan kita adalah ujian bagi kita sendiri. Tuhan akan melihat bagaimana kita bisa memanfaatkan kelebihan-kelebihan tersebut untuk mengabdi kepada-Nya. Sebagai contoh, kepintaran tidak layak digunakan untuk kejahatan. Apabila seseorang menggunakan kepintarannya untuk kejahatan, kelak di akhirat Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban atas apa-apa yang telah diperbuatnya dengan kepintaran tersebut.

Akan tetapi, bukan berarti kekurangan-kekurangan kita tidak perlu dianggap serius. Justru, kekurangan-kekurangan yang kita miliki juga merupakan ujian dari Tuhan untuk menguji kesabaran kita dan niat kita untuk terus menekan kekurangan tersebut. Parameter masuk surga dan neraka ibarat pelantikan. Bagi peserta yang memenuhi parameter kelulusan surga, maka mereka masuk surga. Sedangkan apabila tidak, maka mereka akan masuk neraka.

Perbedaan signifikan antara LPJ di dunia dan di akhirat hanya satu, yaitu LPJ di dunia memiliki saran kedepannya, sedangkan LPJ di akhirat tidak memiliki saran karena tidak ada kehidupan di dunia lagi setelahnya. LPJ di akhirat hanya memberikan opsi kendala dan solusi. Apabila kendala dan solusinya tepat, maka hal tersebut menjadi bobot plus bagi kita untuk mendapatkan surga-Nya.

 

Advertisements

Leave a Reply - No foul language and spam please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s